RSS Feed

si bau “Petai” yang banyak manfaatnya


Petai kerap dianggap sebagai makanan “orang kampung”. Maklumlah, efek memakan petai memang luar biasa. Bau langunya baru akan tercium setelah Anda selesai mengonsumsinya, entah itu dalam bentuk bau mulut atau bau air seni. Karena itulah, banyak “orang kota” yang enggan memakan petai.

Padahal, sayuran ini menyimpan banyak menyimpan manfaat. Petai sangat kaya akan protein sebagaimana famili leguminoceae (kacang-kacangan) pada umumnya. Petai juga mengandung kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi. Vitamin B6 yang terkandung di dalamnya berperan untuk memperbaiki mood seseorang, atau istilahnya cooling product dalam budaya oriental.

Petai juga berkhasiat sebagai antidepresan, karena petai mengandung tryptophan, yakni asam amino yang di dalam tubuh menghasilkan serotonin. Seperti diketahui, serotonin adalah zat yang membuat tubuh merasa rileks serta bahagia. Bisa jadi di masa depan petai akan menggantikan kedudukan cokelat sebagai makanan yang paling dicari saat orang stres.

Kandungan karbohidrat dalam petai mengandung tiga unsur utama, yakni sukrosa, fruktosa, dan glukosa. Ketiganya bermanfaat sebagai energy booster. Jadi, sebelum melakukan kegiatan yang menguras energi, mengonsumsi petai akan sangat bermanfaat sebagai tambahan tenaga.
(Sumber : female.kompas.com)

Manfaat buah petai sebagai obat :

1. Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak yang merasa lebih baik setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Zat inilah yang akan membuat rileks, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

2. PMS (Premenstrual Syndrome)
Jika mengalami PMS saat ‘tamu’ datang, Anda tak perlu minum obat ini itu, cukup atasi dengan makan petai. Vitamin B6 yang dikandung petai mengatur kadar gula darah yang dapat membantu mood.

3. Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

4. Tekanan darah tinggi
Petai sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah.

5. Kemampuan otak
Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

6. Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi, maka petai akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksatif.

7. Untuk saraf
Petai mengandung vitamin v dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

8. Merokok
Petai dapat membantu orang yang ingin berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.

9. Stroke
Menurut riset dalam “The New England Journal of Medicine”, makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40 persen.

10. Mual di pagi hari
Makan petai diantara jam makan akan menolong mempertahankan kadar gula dan menghindari muntah.

About Susan Harsawardana

A lucky wife of a fabulous husband and proud mom of a good children. Homemaker, love Yoga and do some online business ; design, caricature and as Independent Oriflame Consultant

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: