RSS Feed

Daily Archives: October 10, 2011

Pilates Untuk Kesehatan Tulang Kita


Pernah mencoba senam yoga atau anda pernah merasakan manfaat fitness pilates?
kalau pernah maka tak ada salahnya kalau kembali digiatkan, namun kalau belum tak ada salahnya mencoba senam pilates, karena lewat sedikit modifikasi tampil dengan tubuh seksi ternyata dapat diraih lewat senam pilates.

Mereka yang berpostur baik biasanya memiliki tingkat kebugaran tinggi. Pilates, metode olahraga yang dikembangkan Joseph Pilates pada awal abad ke-20 ini berguna untuk melenturkan serta fleksibilitas seluruh bagian tubuh. Selain dapat memperbaiki postur tubuh yang kurang sempurna, senam yang menekankan teknik pernapasan dan perpaduan gerakan tubuh ini juga dapat memperbaiki masalah-masalah yang berhubungan dengan kelainan tulang belakang

Teknik Pilates menawarkan metoda unik body control, stretching, penguatan otot dan juga meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan. Memadukan Pilates dengan olah raga yang sedang Anda tekuni sekarang akan meningkatkan kekuatan, body alignment, keseimbangan tubuh, kesadaran tubuh, mengurangi resiko cedera tubuh dan meningkatkan performa sport Anda.

Teknik Pilates menolong anda untuk mengenali kekuatan dan kelemahan tubuh anda dan kemudian membantu anda untuk menyeimbangkannya kembali. Secara fungsional tekhnik Pilates berbeda dari olah raga lainnya. Fokus gerakan adalah penggunaan pusat inti (central core) untuk mengontrol gerak seluruh tubuh termasuk kaki dan tangan, sementara olah raga lain banyak yang memfokuskan lebih ke kaki dan tangan itu sendiri.

Pilates merenggangkan dan memanjangkan otot-otot, membuat tubuh menjadi kuat dan kencang tanpa membentuk volume (besar-besar dan bulat), pilates juga mengajarkan kita memusatkan pikiran untuk melatih tubuh dan perlahan-lahan bertahap meningkatkan koordinasi tubuh, kesadaran tubuh, kelenturan/keluwesan tubuh dan alignment keseluruhan tubuh.

Manfaat Kulit Bawang Merah



Tangkal Kanker dan Diabetes dengan Kulit Bawang

Bawang merah sudah lazim digunakan sebagai salah satu bumbu dapur wajib dalam hampir setiap masakan. Namun, tidak sedikit orang mengupas kulit bawang dan membuangnya. Kulit bawang merah masih sering dianggap sebagai sampah. Sebaiknya mulailah mengumpulkan kulit bawang ini. Karena kulit bawang ini ternyata mengandung banyak khasiat. Menurut sebuah penelitian terbaru, kulit bawang merah terbukti memiliki senyawa yang bisa menangkal kanker dan penyakit diabetes.

Bawang merah mempunyai kandungan sulphur compound seperti Allyl Propyl Disulphida (APDS) dan flavonoids seperti quercetin yang dipercaya bisa mengurangi risiko kanker, penyakit jantung dan kencing manis. Bawang juga mempunyai unsur-unsur anti-kanker, anti bakteria, anti-viral, anti-allergenic dan anti-inflammatory.

Menurut para peneliti, kulit bagian luar bawang yang mengering dan kerap berwarna kecoklatan kaya serat dan flavonoid. Sedangkan bonggol bawang bawang mengandung senyawa belerang dan fructans. Seperti yang dinyatakan oleh sebuah studi Journal Plant Foods for Human Nutrition.

“Limbah bawang merah merupakan sumber bahan alami yang bernilai tinggi. Sebab, jenis sayuran ini kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan manusia”, kata Vanesa Benitez, seorang peneliti di Departemen Kimia Pertanian Universitas Madrid, Spanyol.

Sebuah kelompok riset Benitez yang bekerjasama dengan para ilmuwan dari Universitas Cranfield Inggris, melakukan eksperimen laboratorium mengenai manfaat kulit bawang. Mereka mengidentifikasi zat dari setiap bagian bawang.

Dari hasil penelitian tersebut ditemukan bahwa, kulit bawang yang kering mengandung serat diet tinggi dan juga mengandung senyawa fenolik, seperti quercetin dan flavonoid, serta metabolit lain, yang bersifat sebagai obat. Dua lapisan bawang paling luar juga mengandung serat dan flavonoid yang juga baik buat tubuh.

“Makan banyak serat bisa memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular, keluhan gastrointestinal, kanker usus besar, diabetes tipe-2 dan obesitas, dibanding mereka yang sedikit makan makanan berserat” tambah para peneliti seperti dikutip dari Times of India.

Disamping itu, senyawa fenolik pada bawang juga efektif dalam membantu mencegah penyakit koroner dan bersifat anti-karsinogenik. Tingginya tingkat senyawa fenol pada lapisan kulit bawang menunjukkan bumbu dapur satu ini memiliki kandungan antioksidan tinggi.

sumber: Detik.Com

%d bloggers like this: